![]() |
| Suasana Pertemuan Rutin 14 Desember 2014 |
Tanggal 14 Desember 2014 menjadi
hari yang dipilih untuk pelaksanaan pertemuan rutin Ash-Shofwah Almalikiyyah
Niqobah Sumenep. Bertempat di mesjid Zainul Muttaqin Desa Tambak Agung Kecamatan Ambunten. Tuan rumah
dalam pertemuan kali ini yaitu Al-Ustadz Khairul Ulum.
Dalam pertemuan ini membahas beberapa
hal diantaranya yang terkait dengan
rencana pelaksanaan Multaqo Sanawi Internasional
Ke-24 Hai’ah Ash Shofwah yang diagendakan pada Rabu-Kamis, 17-18 Desember 2014
di PP. Salafiyyah Syafi’iyyah Sukorejo Asembagus Situbondo Jawa Timur. Ketua Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep KH.
Ahmad Fadlan Masykuri berharap anggota Ash-Shofwah Sumenep bisa menghadiri
acara tersebut meskipun barangkali ada yang tidak menerima undangan
Ada beberapa usulan dari
anggota yang hadir dan berharap bisa disampaikan dalam acara Multaqo. Diantaranya
berharap Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep bisa menghadirkan pengurus
markazi pusat untuk mengkonsolidasikan organisasi dan diharapkan anggota bisa bertambah
mengingat masih ada Alumni dari Abuya yang belum bergabung dengan organisasi
Ash-Shofwah.
Ada juga usulan agar
Ash-Shofwah menerbitkan buletin tiap jumat dan disebar di mesjid-mesjid wilayah
Sumenep. Cara ini dinilai cukup efektif untuk menyebar luaskan
pemikiran-pemikiran Abuya seperti yang telah dilakukan oleh salah satu Niqobah Ash-Shofwah
Almalikiyyah di Jawa Barat.
Ketua Hawariy Sumenep Habib
Jakfar Al-Jufri yang juga memberikan sambutannya mengharap Ash-Shofwah semakin berkembang.
Ketua Hawariy menilai keputusan yang dihasilkan dalam mukernas yang lalu
terlalu banyak sehingga sulit untuk merealisasikannya. Diharapkan dalam mukernas
mendatang ada skala prioritas mengingat
hasil Mukernas wajib dilakukan. Turba saat ini menurut Ketua Hawariy Niqobah
Sumenep menjadi sebuah keharusan untuk perkembangan organisasi. Langkah yang
bisa dilakukan saat ini diantaranya dengan menjalin kerjasama dgn organisasi
lain semisal NU. Lebih lanjut Habib Jakfar berharap Organisasi membuat kotak
amal yang ditempatkan dibeberapa tempat serta berfikir untuk penguatan ekonomi
.
.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar