Latest Post

Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Niqobah Sumenep Menghadiri Multaqo Sanawi Ke-24

Written By Edy Abujamil on Kamis, 18 Desember 2014 | 22.15

Dengan menumpang bus Selasa malam 16/12/14 rombongan anggota Ash-Shofwah Niqobah Sumenep berangkat menuju Situbondo untuk menghadiri acara Multaqo. Rombongan Ash-Shofwah dari tiga kabupaten lain di madura selanjutnya bergabung dalam satu bus dengan Ash-Shofwah Sumenep. Ikut serta dalam rombongan ini pengurus Hawariy se Madura. Sehari sebelumnya Ketua Ash-Shofwah Niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri sudah berangkat menuju lokasi acara.
Tepat jam 04.00 WIB rombongan berhenti sejenak di Masjid Babul Jannah Banyuglugur Situbondo untuk sholat subuh. Kemudian paagi harinya rombongan beristirahat di Hotel Sido Muncul 2 di daerah pasir putih. Di tempat ini sudah berkumpul anggota Ash-Shofwah dari berbagai daerah di Indonesia. Jam 11.00 WIB kembali iring-iringan mobil dan bus melanjutkan perjalanan ke Sukorejo dengan pengawalan polisi.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama akhirnya rombongan tiba di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah tepat jam 12.40 WIB dengan disambut ribuan santri yang berjejer di sepanjang jalan menuju ponpes.
Setelah melakukan registrasi para peserta yang hadir dari berbagai daerah istirahat. Jam 16.00 WIB acara dibuka dan dimulai. Acara berlangsung selama 2 hari yakni 17-18 Desember 2014. Dalam kesempatan itu juga hadir Ketua dan beberapa anggota Ash-Shofwah dari Malaysia. Melalui sambungan telepon Abuya Assayyid Ahmad Bin Muhammad Bin Alawi Al-Maliki berdo’a dan diamiinkan oleh para peserta yang hadir. Dari jajaran pemerintahan hadir juga Hakim Agung Artidjo Alkostar dan Bupati Situbondo serta perwakilan TNI dan POLRI.
Ash-Shofwah Al-Malikiyyah juga membuat “Urun Rembuk Untuk Bangsa” yang berisi beberapa point diantaranya seruan agar pemerintahan sekarang mengusir dan menolak segala bentuk penjajahan. Teks dibacakan dan diserahkan oleh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy selaku shohibul bait kepada hakim Agung Artidjo Alkostar. Rencananya Mukernas AshoShofwah Al-Malikiyyah mendatag akan digelar di pujon malang tepatnya di Ponpes Nurul Haromain.

Pertemuan Rutin Menjelang Multaqo ke-24

Written By Unknown on Minggu, 14 Desember 2014 | 07.40



Suasana Pertemuan Rutin 14 Desember 2014

Tanggal 14 Desember 2014 menjadi hari yang dipilih untuk pelaksanaan pertemuan rutin Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep. Bertempat di mesjid Zainul Muttaqin  Desa Tambak Agung Kecamatan Ambunten. Tuan rumah dalam pertemuan kali ini yaitu Al-Ustadz Khairul Ulum.
Dalam pertemuan ini membahas beberapa hal diantaranya yang  terkait dengan rencana pelaksanaan Multaqo Sanawi Internasional Ke-24 Hai’ah Ash Shofwah yang diagendakan pada Rabu-Kamis, 17-18 Desember 2014 di PP. Salafiyyah Syafi’iyyah Sukorejo Asembagus Situbondo Jawa Timur. Ketua Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri berharap anggota Ash-Shofwah Sumenep bisa menghadiri acara tersebut meskipun barangkali ada yang tidak menerima undangan
Ada beberapa usulan dari anggota yang hadir dan berharap bisa disampaikan dalam acara Multaqo. Diantaranya berharap Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep bisa menghadirkan pengurus markazi pusat untuk mengkonsolidasikan organisasi dan diharapkan anggota bisa bertambah mengingat masih ada Alumni dari Abuya yang belum bergabung dengan organisasi Ash-Shofwah.
Ada juga usulan agar Ash-Shofwah menerbitkan buletin tiap jumat dan disebar di mesjid-mesjid wilayah Sumenep. Cara ini dinilai cukup efektif untuk menyebar luaskan pemikiran-pemikiran Abuya seperti yang telah dilakukan oleh salah satu Niqobah Ash-Shofwah Almalikiyyah di Jawa Barat.
Ketua Hawariy Sumenep Habib Jakfar Al-Jufri yang juga memberikan sambutannya mengharap Ash-Shofwah semakin berkembang. Ketua Hawariy menilai keputusan yang dihasilkan dalam mukernas yang lalu terlalu banyak sehingga sulit untuk merealisasikannya. Diharapkan dalam mukernas mendatang ada skala prioritas  mengingat hasil Mukernas wajib dilakukan. Turba saat ini menurut Ketua Hawariy Niqobah Sumenep menjadi sebuah keharusan untuk perkembangan organisasi. Langkah yang bisa dilakukan saat ini diantaranya dengan menjalin kerjasama dgn organisasi lain semisal NU. Lebih lanjut Habib Jakfar berharap Organisasi membuat kotak amal yang ditempatkan dibeberapa tempat serta berfikir untuk penguatan ekonomi .
.

Pertemuan Ash-shofwah Al-Malikiyyah di Desa Legung

Written By Unknown on Minggu, 19 Oktober 2014 | 16.53


Kegiatan rutin Ah-shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep kembali dilaksanakan. Kali ini giliran Desa Legung Kec. Batang-Batang yang dikunjungi Para Ulama dan Habaib. Acara berlangsung pada hari Rabu 15/10/14 ditempatkan di kediaman KH.Ahmad Rasyidi.
Dalam pertemuan kali ini dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan kelangsungan kegiatan Ash-shofwah niqobah Sumenep kususnya dalam bidang Dakwah. Forum juga menyepakati untuk mendistibusikan majalah Mafahim yang merupakan majalah resmi Ash-shofwah Almalikiyyah ke berbagai pelosok Sumenep.
Acara yang juga dihadiri oleh pengurus Hawariy Sumenep itu juga sepakat dalam tiap pertemuan kedepan akan diisi dengan Pengajian Kitab. Pertemuan berikutnya dijadwalkan bertempat di Desa Tambak Agung Kec.Ambunten.

Haul Abuya 2014 di Ponpes Darurrahman Sumenep

Written By Unknown on Kamis, 04 September 2014 | 17.32



















Haul Abuya di Hari Kemerdekaan RI ke-69

Written By Unknown on Jumat, 22 Agustus 2014 | 07.23

Sumenep- Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI yang ke 69 minggu,17/08/2014 Ash-shofwah Almalikiyah Niqobah Sumenep menggelar acara Haul Guru Besar Abuya Assayyid Muhammad Alawy Almaliky Alhasany dan Istihlal. Acara ini bertempat di Ponpes Darur Rahman dan dihadiri oleh para Ulama, Habaib serta Hawary Niqobah Sumenep. 
Haul Guru Besar Abuya Assayyid Muhammad Alawy Almaliky Alhasany berlangsung dengan khusu’. Dalam acara ini Ketua Ash-shofwah Almalikiyah Niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri memberikan sambutannya dan menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri karena masih dalam suasana bulan Syawal. Sementara Habib Jakfar Al-Jufri selaku Ketua Hawary Sumenep juga memberikan sambutannya. Dalam sambutannya Ketua Hawariy Sumenep mengajak untuk merapatkan barisan dan mewaspadai faham-faham yang bertentangan dengan Ahlussunnah Waljamaah. Seperti diketahui saat ini banyak faham yang berkembang dan ada kelompok yang suka mengkafirkan sesama muslim. 
Dalam pertemuan ini para Ulama dan Habaib juga membahas berbagai hal yang berkaitan dengan Dakwah dan kepentingan umat .

PERJALANAN DAKWAH ASH-SHOFWAH AL MALIKIYYAH DI KEPULAUAN SUMENEP

Written By Unknown on Senin, 23 Juni 2014 | 08.27






Jum’at pagi 20/06/2014 Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep dengan didampingi beberapa orang santri dari ponpes Darurrahman Sumenep menumpang KM Dharma Kartika bertolak menuju sebuah pulau di Kec. Raas yaitu Pulau Tonduk atau masyarakat mengenalnya sebagai Desa Tonduk. Kedatangan Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep KH.Ahmad Fadlan Masykuri adalah dalam rangka memberi tausiyah dalam acara Imtihan yang dilaksanakan oleh MI Makarimal Akhlaq.
Perjalanan ini ditempuh sekitar 5 jam perjalanan laut. Tepat sore hari setelah singgah sebentar di pelabuhan Pulau Raas rombongan Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep melanjutkan perjalanan menuju pulau Tonduk dengan menggunakan perahu kecil selama 30 menit
Acara Imtihan sendiri berlangsung pada malam hari diawali dengan penampilan Marawis , Pembacaan Al-Qur’an, Sholawat, sambutan-sambutan, prosesi wisudawan-wisudawati dan terakhir acara tausiyah oleh Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep KH.Ahmad Fadlan Masykuri. Dalam pemaparannya KH.Ahmad Fadlan Masykuri menekankan tentang pentingnya pendidikan akhlaq sebelum pendidikan atau ilmu lainnya.
Pagi harinya rombongan Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep melanjutkan perjalanan menuju Pulau Raas. Di pulau yang 45 % penduduknya merantau ini KH.Ahmad Fadlan Masykuri memimpin Tahlil dalam acara Haul yang diselenggarakan oleh Sekdes di salah satu desa di Kecamatan Raas. Usai memimpin Tahlil KH.Ahmad Fadlan Masykuri melanjutkan berziarah ke Asta Adi Rasa yang terletak di Desa Kropo Kec. Raas.

Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep bersama Kapolsek Raas

Saat menunggu kapal ferry di pelabuhan Raas Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep sempat berbincang dengan Kapolsek Raas M.Rachmatullah. Kepada Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep Kapolsek Raas meminta agar kunjungan Kyai-kyai dari Kabupaten Sumenep lebih intensif lagi.
“Selama ini kyai yang datang ke Pulau Raas itu di dominasi oleh Kyai-kyai Jawa, kedepan kami berharap agar lebih banyak lagi Kyai Sumenep yang turun ke Raas,” ungkap Kapolsek yang berasal dari Pamekasan ini. Menanggapi hal tersebut KH.Ahmad Fadlan Masykuri berjanji akan memperhatikan hal tersebut. Selama ini yang sering mengisi tausiyah di Pulau Raas memang kebanyakan dari Jawa seperti Situbondo dan Probolinggo.
Tepat Jam 13.15 WIB. Kapal Dharma Kartika yang membawa rombongan Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep meninggalkan Raas menuju Pelabuhan Kalianget Sumenep.

Ketua Hawariy Sumenep Memberi Tausiyah di Mesjid Al-Amien Desa Karanganyar

Written By Unknown on Rabu, 11 Juni 2014 | 20.39




Meski ditengah-tengah kesibukan kerja terutama bagi petani garam menjelang pergantian musim penghujan ke musim kemarau, tidak membuat warga Desa Karanganyar dan Pinggirpapas Kecamatan Kalianget lupa untuk memperingati peristiwa penting dalam Islam yaitu Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Bertempat di mesjid Al-Amien Desa Karanganyar Sabtu, 02/06/2014 acara berlangsung lancar.
Ratusan orang dengan khusu’ mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ketua Hawariy Sumenep Habib Jakfar Al-Jufri. Dalam pemaparannya Habib Jakfar menjelaskan beberapa hal diantaranya umat Islam adalah umat yang istimewa. Meski usia umat Nabi Muhammad tidak sama dengan umat Nabi-Nabi sebelumnya umat Islam akan masuk surga lebih dulu dari umat lainnya, bahkan diharamkan umat lain masuk ke surga sebelum umat Nabi Muhammad masuk. Tentu saja hal ini berlaku bagi umat Islam yang benar-benar tulus.
Selain itu Habib yang juga merupakan Wakil Ketua PCNU Sumenep ini juga menjelaskan pentingnya istiqomah. Suatu contoh orang yang membaca sholawat pagi dan sore akan mendapat syafaat Nabi. Habib Jakfar juga mengharap agar umat Islam bisa memanfaatkan 2 hal dengan baik yaitu waktu kosong dan kesehatan. Peringatan Isra’Mi’raj ini juga disemarakkan dengan penampilan Kumpulan Hadrah Al-Muhibbin yang berasal dari desa setempat.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. shofwahmalikiyyahsumenep - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger