Latest Post

Ash-Shofwah Al Malikiyyah Sumenep Sukses Gelar Dauroh

Written By Unknown on Sabtu, 17 Oktober 2015 | 17.32

Foto Bersama Pengurus Ash-Shofwah dan Hawariy
Sumenep- Setelah melakukan persiapan cukup lama akhirnya Ash-Shofwah Al Malikiyyah Sumenep dapat merealisasikan keinginan untuk menggelar Dauroh Aswaja. Bertempat di "Graha Kemahasiswaan" STKIP Sumenep (17/10/15) acara tersebut berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak khususnya pihak STKIP Sumenep. Dalam sambutannya Ketua STKIP PGRI Sumenep Musaheri merasa senang karena selama 31 tahun sejak STKIP berdiri baru kali ini para Habaib dan Kyai berpumpul di STKIP.
"Kami berharap acara seperti ini bisa terus dilanjutkan, dan kami siap menyediakan tempat jika dibutuhkan," kata Musaheri dalam sambutannya.  Respon STKIP atas terselenggaranya acara ini memang luar biasa, hal ini dibuktikan dengan disediakannya dua buah mobil untuk mengangkut berbagai peralatan yang dibutuhkan dalam acara. Ketua STKIP PGRI Sumenep dalam sambutan tersebut meminta untuk foto bersama dan berjanji akan menampilkan foto tersebut dalam Kalender STKIP tahun depan.
Sementara itu Ketua Panitia yang juga Ketua Hawariy Sumenep Habib Jakfar Al Jufri dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah turut serta dalam menyukseskan acara Dauroh Aswaja dan berjanji akan terus menjalin komunikasi dan bekerjasama dengan STKIP khususnya dalam bidang keagamaan.
Dalam kegiatan yang berlangsung di kampus yang dikenal dengan julukan Kampus "Tanean Lanjang" itu dihadiri 200 orang peserta yang merupakan delegasi dari berbagai lembaga serta perorangan yang konsen dalam mempertahankan aqidah aswaja dari serangan berbagai faham yang merebak belakangan ini. Pemateri yang hadir dalam kegiatan itu adalah KH. Abdurrahman Navis,Lc,MHi (Aswaja Center), KH. Sadid Jauhari (Syuriah PWNU Jatim) dan Jubir Ash-Shofwah Al Malikiyyah KH. Faqih Imam.Selain dihadiri Pengurus Ash-Shofwah Al Malikiyyah dan Hawariy Sumenep acara itu juga dihadiri oleh jajaran pengurus Markazy Ash-Shofwah dan Hawariy.

Keutamaan Berhidmah Pada Guru

Written By Unknown on Sabtu, 23 Mei 2015 | 18.31



 Yang dikatakan murid menurutku adalah seseorang yang belajar sekaligus berhidmat. Barangsiapa yang tulus dalam berhidmat, maka Allah akan membukakan baginya pintu kebaikan.” Demikian salah satu Abuya As Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani. Kiranya kalam Abuya ini patut menjadi renungan dan pegangan para pelajar pada masa kini jika ingin sukses. Hal ini juga sempat diceritakan oleh Pengasuh Ponpes Darut Tauhid Sumenep Habib Ali Zainal Abidin Al-Jufri dalam pertemuan rutin Hai’ah Ash Shofwah Al Malikiyyah di Pondok Pesantren Al-Ihsan Pakamban Sumenep.
Habib Ali menceritakan bagaimana dulu seorang teman beliau saat masih berada di Mekah dan berguru kepada Abuya As Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani kerjanya hanya menyiapkan kopi dan memijat Abuya namun saat pulang ke tanah air orang tersebut bisa mendirikan sebuah pesantren. Dan yang mengagumkan saat ini pesantren tersebut menjadi besar dengan bangunan yang sangat megah bahkan setara dengan kemegahan sebuah hotel. Oleh karenanya hidmah kepada guru adalah sangat penting sementara ilmu itu sendiri nomor sekian.

Cuplikan pengajian : Habib Ali Zainal Abidin Al-Jufri (19 Mei 2015)

Ash Shofwah Niqobah Sumenep Bersiap Adakan Daurah



Ash Shofwah Al malikiyyah Niqobah Sumenep bersiap-siap menyelenggarakan kegiatan Daurah. Acara ini sendiri akan dilaksanakan dalam waktu dekat dan saat ini sedang dalam proses penentuan waktu dan tempat. Hal ini disampaikan oleh ketua Hai’ah Ash Shofwah Al Malikiyyah niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri dalam sambutannya pada pertemuan rutin  Ash Shofwah Al Malikiyyah di Pondok Pesantren Al- Ihsan Pakamban Sumenep Selasa,19/05/15.
Terkait Daurah Aswaja dalam pertemuan di Ponpes Al-Ihsan itu para Ulama dan Habaib yang berada dalam naungan Ash Shofwah Al Malikiyyah menyepakati beberapa hal diantaranya  peserta rencananya berasal dari beberapa wilayah di Madura dan Pembicaranya dari pengurus markazi (pusat). Sedangkan tempat pelaksanaan akan diusahakan untuk di tempatkan di Hotel di wilayah kota Sumenep. Daurah Aswaja itu sendiri akan bekerja sama dengan PCNU Sumenep. Pelaksana di lapangan Hai’ah Ash Shofwah Al Malikiyyah niqobah Sumenep menyerahkan sepenuhnya kepada Hawariy
Selain itu Ketua Ash Shofwah Al Malikiyyah juga menyampaikan laporan tentang penyebaran Buletin Mafahim yang dilakukan oleh Hawairy dan juga pelaksanaan Olimpiade Mafahim yang sudah dilaksanakan di Kencong Jember beberapa waktu lalu. Meski tidak mendapat predikat juara namun keikutsertaan dua group dari dua pesantren yakni Ponpes Darur Rahman dan Al-Ihsan merupakan suatu kebanggaan tersendiri.

Pertemuan Rutin Jelang Mukernas

Written By Unknown on Jumat, 06 Maret 2015 | 07.02



Jelang Mukernas yang tinggal hitungan hari Hai'ah Ash-Shofwah Niqobah Sumenep menggelar pertemuan rutin. Pertemuan kali ini berlangsung hari Kamis, 05/03/15 bertempat di Masjid Al-Qomar kompleks Percetakan Rembulan di Desa Kolor Sumenep. Shohibul Bait H. Umar Faruq menyambut anggota Ash-Shofwah yang datang dari berbagai wilayah di Sumenep.
Ketua Ash-shofwah Niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri dalam pertemuan yang ke 6 ini menyampaikan beberapa hal diantaranya laporan tentang penyebaran majalah mafahim. Juga tentang penerbitan buletin yang sudah berjalan selama dua bulan. Terkait usulan Niqobah Sumenep dalam acara Multaqoh di Situbondo Ketua Niqobah Sumenep kembali membacakan dan menawarkan kepada anggota yang hadir untuk memberikan tambahan usulan jika memang masih ada yang belum masuk dalam daftar usulan. Beberapa anggota kemudian memberikan tambahan usulan yang akan disampaikan dalam Mukernas di Pujon Malang pertengahan bulan ini.
Habib Ali Zainal Abidin Al-Jufri dalam pertemuan ini sedikit menyampaikan beberapa hal terkait perjuangan Ash-Shofwah diantaranya bagaimana anggota Ash-Shofwah menyikapi gesekan dengan faham diluar Aswaja seperti Syi’ah, Wahabi dan JIL yang mungkin saja ada.
“Gesekan itu bisa saja ada dalam kita berdakwah, dan kewajiban kita adalah menyampaikan dan menguatkan kembali aqidah, dan kita memang harus keras tapi benar dalam menyikapi faham-faham diluar kita yang semakin gencar menyerang“ ungkap Pengasuh Ponpes Darut Tauhid ini dengan berapi-api.
Sementara Ketua Hawariy Sumenep Habib Jakfar Al-Jufri yang juga diberi kesempatan menyampaikan beberapa hal terkait gerakan Hawariy Sumenep diantaranya dalam penyebaran Majalah dan Buletin Mafahim yang sudah dilaksanakan beberapa bulan terakhir, serta adanya tambahan anggota Hawariy dari beberapa alumni Ponpes Sarang Jawa Tengah yang diharapkan kedepan samakin banyak lagi yang merapat ke Hawariy. Selain itu dalam waktu dekan Hawariy Sumenep akan turun ke tengah masyarakat melalui daurah Aswaja versi Ash-Shofwah karena menurut beliau pada saat ini Ash-Shofwah adalah salah satu “Benteng Aswaja”.

Ash-Shofwah Al Malikiyyah Sumenep Resmi diluncurkan Majalah dan Buletin Mafahim "Gratis"

Written By Unknown on Minggu, 25 Januari 2015 | 04.04

Hai'ah Ash-Shofwah Al Malikiyyah melalui Hawariy Sumenep mengawali kegiatan di Tahun 2015 dengan meluncurkan Majalah dan Buletin Mafahim secara gratis di beberapa titik di Kabupaten Sumenep. Pendistribusian tersebut telah dilakukan pekan kemarin. Peluncuran majalah dan buletin ini telah direncanakan beberapa bulan lalu dan memang sengaja disiapkan untuk mengawali kegiatan di tahun baru ini. Lembaga dan instansi yang dibidik memang telah ditentukan dan diputuskan pada pertemuan sebelumnya diantaranya adalah Ponpes At-Ta’awun Legung, Ponpes Nurul Jadid Prongpong, Ponpes An-Nur Mantajun Dasuk, Ponpes Al-Jalaly Tambakagung, MI,Mts,MA Nurul Hikmah Prongpong dan Balai Desa Pinggirpapas.Sedangkan Buletin Mafahim dibagikan di masjid wilayah kota dan beberapa desa di Sumenep.
Dalam kegiatan rutin Hawariy yang ke-6 hari minggu, 24/01/15 fokus membahas dan mengevaluasi terkait pendistribusian majalah dan buletin mafahim, diantaranya pembentukan Tim Distribusi . Selain itu kegiatan rutin  yang kali ini ditempatkan di Ponpes Roudhatut Tholibin Kota Sumenep juga mewacanakan pelebaran sayap Hawariy Sumenep hingga ke wilayah terluar Sumenep seperti di kepulauan. Hingga pertemuan yang ke-6 ini kas Hawariy Sumenep telah mencapai angka jutaan rupiah dan telah disimpan dalam rekening bank, itupun telah dipotong untuk berbagai keperluan Hawariy termasuk biaya membuatan Buletin dan pembelian beberapa majalah Mafahim.
Pertemuan kali ini juga dihadiri oleh salah seorang Ulama asal Desa Torbang yang biasa mengisi ceramah tiap minggu dan bulan Ramadlan di Mushalla RSUD Dr.Moh. Anwar Sumenep yaitu KH. Abdurrahman Nasrullah. KH.Abdurrahman Nasrullah adalah salah satu Ulama yang pernah mengaji langsung kepada Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani sewaktu di Kota Malang dan perupakan saksi hidup ketika Abuya berkunjung ke Sumenep. Pertemuan rutin berikutnya akan dilaksanakan di Kecamtan Batuputih.

Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Niqobah Sumenep Menghadiri Multaqo Sanawi Ke-24

Written By Edy Abujamil on Kamis, 18 Desember 2014 | 22.15

Dengan menumpang bus Selasa malam 16/12/14 rombongan anggota Ash-Shofwah Niqobah Sumenep berangkat menuju Situbondo untuk menghadiri acara Multaqo. Rombongan Ash-Shofwah dari tiga kabupaten lain di madura selanjutnya bergabung dalam satu bus dengan Ash-Shofwah Sumenep. Ikut serta dalam rombongan ini pengurus Hawariy se Madura. Sehari sebelumnya Ketua Ash-Shofwah Niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri sudah berangkat menuju lokasi acara.
Tepat jam 04.00 WIB rombongan berhenti sejenak di Masjid Babul Jannah Banyuglugur Situbondo untuk sholat subuh. Kemudian paagi harinya rombongan beristirahat di Hotel Sido Muncul 2 di daerah pasir putih. Di tempat ini sudah berkumpul anggota Ash-Shofwah dari berbagai daerah di Indonesia. Jam 11.00 WIB kembali iring-iringan mobil dan bus melanjutkan perjalanan ke Sukorejo dengan pengawalan polisi.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama akhirnya rombongan tiba di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah tepat jam 12.40 WIB dengan disambut ribuan santri yang berjejer di sepanjang jalan menuju ponpes.
Setelah melakukan registrasi para peserta yang hadir dari berbagai daerah istirahat. Jam 16.00 WIB acara dibuka dan dimulai. Acara berlangsung selama 2 hari yakni 17-18 Desember 2014. Dalam kesempatan itu juga hadir Ketua dan beberapa anggota Ash-Shofwah dari Malaysia. Melalui sambungan telepon Abuya Assayyid Ahmad Bin Muhammad Bin Alawi Al-Maliki berdo’a dan diamiinkan oleh para peserta yang hadir. Dari jajaran pemerintahan hadir juga Hakim Agung Artidjo Alkostar dan Bupati Situbondo serta perwakilan TNI dan POLRI.
Ash-Shofwah Al-Malikiyyah juga membuat “Urun Rembuk Untuk Bangsa” yang berisi beberapa point diantaranya seruan agar pemerintahan sekarang mengusir dan menolak segala bentuk penjajahan. Teks dibacakan dan diserahkan oleh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy selaku shohibul bait kepada hakim Agung Artidjo Alkostar. Rencananya Mukernas AshoShofwah Al-Malikiyyah mendatag akan digelar di pujon malang tepatnya di Ponpes Nurul Haromain.

Pertemuan Rutin Menjelang Multaqo ke-24

Written By Unknown on Minggu, 14 Desember 2014 | 07.40



Suasana Pertemuan Rutin 14 Desember 2014

Tanggal 14 Desember 2014 menjadi hari yang dipilih untuk pelaksanaan pertemuan rutin Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep. Bertempat di mesjid Zainul Muttaqin  Desa Tambak Agung Kecamatan Ambunten. Tuan rumah dalam pertemuan kali ini yaitu Al-Ustadz Khairul Ulum.
Dalam pertemuan ini membahas beberapa hal diantaranya yang  terkait dengan rencana pelaksanaan Multaqo Sanawi Internasional Ke-24 Hai’ah Ash Shofwah yang diagendakan pada Rabu-Kamis, 17-18 Desember 2014 di PP. Salafiyyah Syafi’iyyah Sukorejo Asembagus Situbondo Jawa Timur. Ketua Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri berharap anggota Ash-Shofwah Sumenep bisa menghadiri acara tersebut meskipun barangkali ada yang tidak menerima undangan
Ada beberapa usulan dari anggota yang hadir dan berharap bisa disampaikan dalam acara Multaqo. Diantaranya berharap Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep bisa menghadirkan pengurus markazi pusat untuk mengkonsolidasikan organisasi dan diharapkan anggota bisa bertambah mengingat masih ada Alumni dari Abuya yang belum bergabung dengan organisasi Ash-Shofwah.
Ada juga usulan agar Ash-Shofwah menerbitkan buletin tiap jumat dan disebar di mesjid-mesjid wilayah Sumenep. Cara ini dinilai cukup efektif untuk menyebar luaskan pemikiran-pemikiran Abuya seperti yang telah dilakukan oleh salah satu Niqobah Ash-Shofwah Almalikiyyah di Jawa Barat.
Ketua Hawariy Sumenep Habib Jakfar Al-Jufri yang juga memberikan sambutannya mengharap Ash-Shofwah semakin berkembang. Ketua Hawariy menilai keputusan yang dihasilkan dalam mukernas yang lalu terlalu banyak sehingga sulit untuk merealisasikannya. Diharapkan dalam mukernas mendatang ada skala prioritas  mengingat hasil Mukernas wajib dilakukan. Turba saat ini menurut Ketua Hawariy Niqobah Sumenep menjadi sebuah keharusan untuk perkembangan organisasi. Langkah yang bisa dilakukan saat ini diantaranya dengan menjalin kerjasama dgn organisasi lain semisal NU. Lebih lanjut Habib Jakfar berharap Organisasi membuat kotak amal yang ditempatkan dibeberapa tempat serta berfikir untuk penguatan ekonomi .
.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. shofwahmalikiyyahsumenep - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger