Latest Post
Haul Abuya 2014 di Ponpes Darurrahman Sumenep
Written By Unknown on Kamis, 04 September 2014 | 17.32
Haul Abuya di Hari Kemerdekaan RI ke-69
Written By Unknown on Jumat, 22 Agustus 2014 | 07.23
Sumenep- Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI yang ke 69
minggu,17/08/2014 Ash-shofwah Almalikiyah Niqobah Sumenep menggelar
acara Haul Guru Besar Abuya Assayyid Muhammad Alawy Almaliky Alhasany
dan Istihlal. Acara ini bertempat di Ponpes Darur Rahman dan dihadiri
oleh para Ulama, Habaib serta Hawary Niqobah Sumenep.
Haul Guru Besar Abuya Assayyid Muhammad Alawy Almaliky Alhasany
berlangsung dengan khusu’. Dalam acara ini Ketua Ash-shofwah Almalikiyah
Niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri memberikan sambutannya dan
menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri karena masih dalam suasana bulan
Syawal. Sementara Habib Jakfar Al-Jufri selaku Ketua Hawary Sumenep juga
memberikan sambutannya. Dalam sambutannya Ketua Hawariy Sumenep
mengajak untuk merapatkan barisan dan mewaspadai faham-faham yang
bertentangan dengan Ahlussunnah Waljamaah. Seperti diketahui saat ini
banyak faham yang berkembang dan ada kelompok yang suka mengkafirkan
sesama muslim.
Dalam pertemuan ini para Ulama dan Habaib juga membahas berbagai hal
yang berkaitan dengan Dakwah dan kepentingan umat .
PERJALANAN DAKWAH ASH-SHOFWAH AL MALIKIYYAH DI KEPULAUAN SUMENEP
Written By Unknown on Senin, 23 Juni 2014 | 08.27
Jum’at pagi 20/06/2014 Ketua
Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep dengan didampingi beberapa orang santri dari
ponpes Darurrahman Sumenep menumpang KM Dharma Kartika bertolak menuju sebuah
pulau di Kec. Raas yaitu Pulau Tonduk atau masyarakat mengenalnya sebagai Desa
Tonduk. Kedatangan Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep KH.Ahmad Fadlan
Masykuri adalah dalam rangka memberi tausiyah dalam acara Imtihan yang dilaksanakan
oleh MI Makarimal Akhlaq.
Perjalanan ini ditempuh sekitar 5
jam perjalanan laut. Tepat sore hari setelah singgah sebentar di pelabuhan
Pulau Raas rombongan Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep melanjutkan
perjalanan menuju pulau Tonduk dengan menggunakan perahu kecil selama 30 menit
Acara Imtihan sendiri berlangsung
pada malam hari diawali dengan penampilan Marawis , Pembacaan Al-Qur’an,
Sholawat, sambutan-sambutan, prosesi wisudawan-wisudawati dan terakhir acara
tausiyah oleh Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep KH.Ahmad Fadlan Masykuri.
Dalam pemaparannya KH.Ahmad Fadlan Masykuri menekankan tentang pentingnya
pendidikan akhlaq sebelum pendidikan atau ilmu lainnya.
Pagi harinya rombongan Ketua
Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep melanjutkan perjalanan menuju Pulau Raas. Di
pulau yang 45 % penduduknya merantau ini KH.Ahmad Fadlan Masykuri memimpin
Tahlil dalam acara Haul yang diselenggarakan oleh Sekdes di salah satu desa di
Kecamatan Raas. Usai memimpin Tahlil KH.Ahmad Fadlan Masykuri melanjutkan berziarah
ke Asta Adi Rasa yang terletak di Desa Kropo Kec. Raas.
![]() |
| Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep bersama Kapolsek Raas |
Saat menunggu kapal ferry di
pelabuhan Raas Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep sempat berbincang dengan
Kapolsek Raas M.Rachmatullah. Kepada Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep
Kapolsek Raas meminta agar kunjungan Kyai-kyai dari Kabupaten Sumenep lebih
intensif lagi.
“Selama ini kyai yang datang ke
Pulau Raas itu di dominasi oleh Kyai-kyai Jawa, kedepan kami berharap agar
lebih banyak lagi Kyai Sumenep yang turun ke Raas,” ungkap Kapolsek yang
berasal dari Pamekasan ini. Menanggapi hal tersebut KH.Ahmad Fadlan Masykuri
berjanji akan memperhatikan hal tersebut. Selama ini yang sering mengisi
tausiyah di Pulau Raas memang kebanyakan dari Jawa seperti Situbondo dan
Probolinggo.
Tepat Jam 13.15 WIB. Kapal Dharma
Kartika yang membawa rombongan Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah Sumenep
meninggalkan Raas menuju Pelabuhan Kalianget Sumenep.
Ketua Hawariy Sumenep Memberi Tausiyah di Mesjid Al-Amien Desa Karanganyar
Written By Unknown on Rabu, 11 Juni 2014 | 20.39
Meski
ditengah-tengah kesibukan kerja terutama bagi petani garam menjelang pergantian
musim penghujan ke musim kemarau, tidak membuat warga Desa Karanganyar dan
Pinggirpapas Kecamatan Kalianget lupa untuk memperingati peristiwa penting
dalam Islam yaitu Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Bertempat di mesjid Al-Amien
Desa Karanganyar Sabtu, 02/06/2014 acara berlangsung lancar.
Ratusan orang dengan khusu’
mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ketua Hawariy
Sumenep Habib Jakfar Al-Jufri. Dalam pemaparannya Habib Jakfar menjelaskan beberapa hal diantaranya
umat Islam adalah umat yang istimewa. Meski usia umat Nabi Muhammad tidak sama
dengan umat Nabi-Nabi sebelumnya umat Islam akan masuk surga lebih dulu dari
umat lainnya, bahkan diharamkan umat lain masuk ke surga sebelum umat Nabi
Muhammad masuk. Tentu saja hal ini berlaku bagi umat Islam yang benar-benar
tulus.
Selain itu Habib yang juga merupakan
Wakil Ketua PCNU Sumenep ini juga menjelaskan pentingnya istiqomah. Suatu contoh
orang yang membaca sholawat pagi dan sore akan mendapat syafaat Nabi. Habib Jakfar
juga mengharap agar umat Islam bisa memanfaatkan 2 hal dengan baik yaitu waktu
kosong dan kesehatan. Peringatan Isra’Mi’raj ini juga disemarakkan dengan
penampilan Kumpulan Hadrah Al-Muhibbin yang berasal dari desa setempat.
Ketua Ash-shofwah Al-Malikiyyah Niqobah Sumenep hadiri acara rutin Hawariy
Written By Unknown on Senin, 26 Mei 2014 | 08.24
Sumenep- Setelah
sebelumnya mengirimkan delegasi untuk acara Rakernas Hawariy yang dilaksanakan
di Pujon-Malang, Ketua Niqobah Sumenep menghadiri Kegiatan Hawariy Asshofwah Al
Malikiyyah Niqobah Sumenep Minggu, 25/5. Sebelum acara dimulai sejumlah santri
dari Ponpes Darurrahman Sumenep diiringi hadrah melantunkan sholawat.
Acara
ini dihadiri oleh pengurus Hawariy Sumenep. Dalam sambutannya ketua Asshofwah
Almalikiyyah Sumenep mengharapkan agar kedepan kegiatan Hawariy bisa istiqomah
mengingat tantangan semakin besar khususnya dibidang dakwah. “Saat ini di dalam
masyarakat kita seringkali terjadi berbagai kemaksiatan itu dilakukan secara
rapi dan terorganisir”, ungkap KH.Fadlan. Oleh karenanya Hawariy diharapkan
bisa memberikan kesejukan di dalam masyarakat dan bisa mengantisipasi serta
meminimalisir berbagai dampak negatif yang mungkin ditimbulkan oleh semakin
derasnya arus teknologi dan perkembangan zaman.
Sementara
ketua Hawariy Sumenep Habib Jakfar Aljufri menyampaikan bahwa Hawariy
hakekatnya adalah kepanjangan tangan dari Asshofwah Almalikiyyah, dan Hawariy
akan selalu siap menjalankan apa yang menjadi kebijakan dan arahan dari
Asshofwah Almalikiyyah. Habib Jakfar Aljufri juga kembali menekankan agar
kegiatan Hawariy bersifat rutin tanpa harus terkendala dengan sesuatu yang
sifatnya pelengkap semisal konsumsi. “Kegiatan kita ini adalah Pergerakan,
bukan acara ngumpul untuk menikmati sajian bersama, alangkah besar manfaatnya
jika dana yang akan digunakan untuk konsumsi kita alihkan untuk hal lain yang
lebih dibutuhkan oleh organisasi .” tegas Habib Jakfar Aljufri.
Kegiatan
rutin ini rencananya bulan depan akan dilaksanakan di Desa Pinggirpapas Kec.
Kalianget dan akan terus bergerak ke daerah-daerah lain di Kab.Sumenep.
ASH-SHOFWAH AL-MALIKIYYAH SUMENEP KIRIM DELEGASI KE RAKERNAS HAWARIY
Malang- Tepat sore hari ba’da sholat Ashar, Rabu 14/05 ditengah
dinginnya suasana Pujon Malang Rakernas Hawariy Ash-Shofwah Al-Malikiyyah resmi
dibuka. Acara ini dibuka oleh Aminul Am, KHM Ihya’ Ulumiddin bertempat di
Pondok Pesantren Nurul Haromain dan dihadiri oleh peserta dari 22 Niqobah
(Cabang) dari berbagai daerah di Indonesia termasuk delegasi peserta dari
Niqobah Sumenep. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Hawariy Ash-Shofwah
Al-Malikiyyah Niqobah Sumenep Habib Jakfar Aljufri.
Hawariy Ash-Shofwah Al-Malikiyyah
merupakan organisasi dibawah naungan Hai’ah Ash-Shofwah Al-Malikiyyah (
Himpunan Alumni Abuya Al-maliki Al-hasani ). Keanggotaan sendiri terdiri dari
para muhibbin yaitu orang-orang yang siap berkhidmad untuk menjalankan semua
program Hai’ah Ash-Shofwah Al-Malikiyyah. Setelah berlangsung selama 2 hari
Rakernas ditutup Kamis siang. Sebelum ditutup dilaksanakan pengukuhan
Pengurus Niqobah(Cabang) serta diakhiri do’a oleh oleh Aminul Am, KHM Ihya’
Ulumiddin.
Dan rencananya Hawariy Niqobah
Sumenep akan mengadakan kegiatan lanjutan yaitu Sosialisasi tentang keberadaan
Hawariy khususnya di Kabupaten Sumenep yanga akan dilaksanakan pada tanggal
25/05 2014 di Sekretariat Hawariy Niqobah Sumenep di kawasan Jalan Urip
Sumoharjo.Sebelumnya pada bulan Maret Mukernas Hai’ah Ash-Shofwah Al-Malikiyyah
juga telah dilaksanakan dan bertempat di Gresik.
AL ‘ALIM AL ‘ALLAMAH ABUYA ASSAYYID MUHAMMAD BIN ‘ALAWY AL-MALIKY AL-HASANY
Written By Unknown on Sabtu, 10 Mei 2014 | 05.59
Beliau adalah Muhadditsul Haromain, ‘Alimul Hijaz, Imam Ahlussunnah wal jama’ah, salah satu keturunan Rosululloh shollallohu ‘alai wa sallam, nasab beliau yang mulia berasal dari sayyidina ‘Idris Al-azhar bin Idris Al-akbar bin ‘Abdulloh Kamil bin Hasan Mutsanna bin Sayyidina Hasan bin ‘Ali dan sayyidatina Fatimah Az-zahro’ putri baginda Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam.
Dilahirkan tahun 1367/1947 M. Di Babussalam Makkah Al-Mukarromah, dari keluarga ilmu, akhlaq yang agung dan pecinta juga pewaris perjuangan para auliya’ dan ulama’ salafuna sholih. Ayahanda beliau sayyid ‘Alawy dan sang kakek assayyid ‘Abbas bin ‘Abdul ‘Aziz ‘Al-maliky adalah seorang pengajar dan khothib Masjidil Haram.
Abuya sangat tampan, putih, berpostur tinggi, berwibawa, tawadlu’, sabar, ‘iffah (menjaga diri), zuhud, waro’ juga sangat dermawan. Ketika berbicara dan bercerita membuat orang lain tertarik, menggunakan bahasa dengan metode sangat baik, manis tutur kata sehingga tidak membuat bosan yang mendengarkan dan melihat beliau yang selalu bersih, wangi menyenangkan hati juga penuh perhatian pada tamu, kawan, masyarakat, orangtua, anak kecil dan murid-murid beliau yang memadati majlis pagi, siang dan malam hari.
Dalam medan perjuangan memiliki pendirian kuat, tegas dan berani menyuarakan kebenaran di jalan Alloh ta’ala disertai kelembutan hati dan kasih sayang yang tinggi (li’izzatil islam wal muslimin) dan beliau memiliki andil besar dalam dakwah dan pendidikan islam di dalam dan luar negeri.
Derajat, maqom, martabat yang beliau miliki adalah anugerah dan karunia dari Alloh Yang Maha Kuasa yang selalu beliau jaga dengan amal, ilmu dan syukur juga istiqomah kebaikan-kebaikan tingkah laku dan perkataan antara lain selalu mengenang jasa-jasa guru beliau terutama ayahanda, Syekh Hasan Al-masyat, Syekh Arobi Tabbani Al-maghroby, Syekh Muhammad Nur Saif, syekh Amin Kutbi dan lain-lain. Beliau ceritakan manhaj, metode dakwah, tarbiyyah, tazkiyah dan suluk beliau-beliau rohimahulloh rohmatal abror dalam mendidik beliau dari madrasah tahfidh, madrasah Al-falah, halqoh Masjidil Harom sampai pada suatu saat sebelum umur 20 tahun mengembara mencari ilmu ke India, Pakistan, Maroko dilanjutkan ke Mesir hingga pada usia 25 tahun beliau meraih gelar doktor ilmu hadits dengan predikat sangat memuaskan dari Universitas Al Azhar, diusia 26 tahun dikukuhkan sebagai guru besar ilmu hadits di Universitas Ummul Quro Makkah Al-mukarromah.
Setelah 3 hari kewafatan ayahanda beliau pada tahun 1391 H. Beliau diminta sejumlah ulama’ Makkah untuk menggantikan mengajar di Masjidil Haram.
Selain mengajar, berdakwah dan membantu orang lain beliau juga menghasilkan karya-karya ilmiah yang sangat bermanfaat seperti ; addakho-ir Al-muhammadiyyah, Mafahim yajibu an tushohhah, dll.
Setelah sekian lama mengabdikan dirinya untuk berdakwah, mendidik murid-murid dengan penuh tanggungjawab dan keikhlasan, akhirnya beliau dipanggil oleh Alloh ta’ala sebelum fajar hari Jum’at, 29 Oktober 2004 M./15 Romadlon 1425 H. Dikediaman beliau jalan Al-Maliky Distrik Rushaifah dan damakamkan dipekuburan Al-ma’la berdekatan dengan maqam Sayyidah Khodijah Al-kubro.
بسم الله الرحمن الرحيم
الفواتح
1. اَلْفَاتِحَةُ إِلَى رُوحِ سَيِّدِنَا اَلْإمَامْ اَلْـحَبِيبْ مُحَمَّدْ بِنْ عَلَوِى اَلْمَالِكِى اَلْـحَسَنِى بِأَنَّ اللهَ يَرْحَمُهُ وَيُعْلِى دَرَجَاتِهِ فِي الْـجَنَّة وَيُعِيدُ عَلَيْنَا مِنْ أَسْرَارِهِ وَأَنْوَارِهِ وَعُلُومِهِ وَبَركَاتِهِ فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَة بِسِرِّ اْلفَاتِحَةْ...
2. اَلْفَاتِحَةُ لِفَضِيلَةِ اَلسَّيِّدْ أَحْمَدْ بِنْ مُحَمَّدْ بِنْ عَلَوِى اَلْمَالِكِى اَلْـحَسَنِى بِأَنَّ اللهَ يَحْفَظُهُ وَيَنْصُرُهُ وَيُبَارِكُ فِيهِ وَفِي عُمْرِهِ وَإِخْوَانِهِ وَأَوْلَادِهِ وَتَلاَمِيذِهِ فِي خَيْرٍ وَلُطْفٍ وَعَافِيَةٍ بِسِرِّ الْفَاتِحَةْ ...
3. اَلْفَاتِحَةُ لِأَبِينَا وَمُرَبِّي رُوحِنَا مُحَمَّدْ إِحْيَاءْ عُلُومِ الدِّينْ بِأَنَّ اللهَ يَحْفَظُهُ وَيَنْصُرُهُ وَيُبَارِكُ فِيهِ وَفِي عُمْرِهِ وَإِخْوَانِهِ وَجَمَاعَتِهِ وَأَوْلاَدِهِ وَتَلاَمِيذِهِ فِي خَيْرٍ وَلُطْفٍ وَعَافِيَةٍ بِسِرِّ اْلفَاتِحَةْ...
Langganan:
Postingan (Atom)
























